- Pelayanan SAMSAT Semakin Prima, Masyarakat Dimudahkan dalam Pengurusan Kendaraan Bermotor
- Petugas BPKB Polres Grobogan Dampingi Masyarakat dalam Proses Balik Nama Kendaraan Bermotor
- Pelayanan Prima BPKB Polres Grobogan, Wujud Komitmen Polri Berikan Kemudahan bagi Masyarakat
- Pelayanan SIM Polres Grobogan Makin Profesional, Transparan dan Humanis
- Pelayanan SIM 1435 Polres Grobogan, Mudah, Cepat dan Humanis untuk Masyarakat
- Pelayanan SAMSAT Grobogan Semakin Prima, Utamakan Profesionalitas dan Kenyamanan Wajib Pajak
- Pelayanan Samsat Grobogan Dinilai Semakin Cepat, Mudah, dan Humanis
- Pelayanan SIM SATPAS 1435 Polres Grobogan Semakin Humanis dan Profesional
- Pelayanan SIM di Satpas 1435 Polres Grobogan Berjalan Prima, Humanis, dan Profesional
- Pelayanan Samsat Grobogan Semakin Prima, Warga Apresiasi Layanan Cepat dan Humanis
Fatima Nabil, Presenter TV Berjilbab Pertama di Mesir
Berita Populer
- Sat lantas Grobogan alihkan lalu lintas di Jl.Diponegoro Purwodadi
- Es Teler, Sejarahmu Dulu dan Kini
- POSEDUR PEMBUTAN SIM DAN BIAYA ADMINISTRASI PEMBUATAN SIM
- MEKANISME PENERBITAN BPKB
- Permudah bayar pajak kendaraan, samsat buka 22 loket pelayanan
Berita Terkait
Kairo - Fatima Nabil mencatat sejarah. Ia menjadi presenter pertama yang berjilbab yang muncul di televisi milik pemerintah Mesir. Dalam balutan jilbab berwarna krem, dan jas hitam Fatima membacakan buletin berita siang, Minggu 2 September 2012.
"Akhirnya revolusi juga terjadi di televisi milik pemerintah," kata Nabil. Ia berharap kemunculannya ini diikuti tak hanya presenter berita tapi juga presenter cuaca dan lainnya.
"Saat ini, standar bukan tergantung pada jilbab, yang sebenarnya merupakan pilihan pribadi setiap perempuan. Tapi lebih pada profesionalitas dan intelektual," ujarnya.
Sejak televisi pemerintah ini berdiri tahun 1960, dibawah rejim Presiden Hosni Mubarok, perempuan yang mengenakan jilbab dilarang menjadi presenter. Aturan ini sempat ditentang sejumlah aktivis hak asasi dan kelompok liberal, namun kandas.
Pemerintah baru yang dipimpin Presiden Mohammed Mursi, mencabut aturan ini. Menteri Informasi Baru Saleh Abdel-Makshoud mengatakan sudah banyak perempuan berjilbab yang muncul sebagai presenter di channel-channel televisi Arab dan internasional. Jadi perubahan ini tak menjadi masalah apalagi saat ini hampir 70% perempuan Mesir mengenakan jilbab.
Petinggi stasiun televisi tersebut mengatakan munculnya Nabila bisa membangkitkan semangat perempuan lain yang ingin tetap mempertahankan jilbab mereka tanpa harus takut kehilangan pekerjaan. (Sumber: Tempo.co)








