- Pelayanan SAMSAT Semakin Prima, Masyarakat Dimudahkan dalam Pengurusan Kendaraan Bermotor
- Petugas BPKB Polres Grobogan Dampingi Masyarakat dalam Proses Balik Nama Kendaraan Bermotor
- Pelayanan Prima BPKB Polres Grobogan, Wujud Komitmen Polri Berikan Kemudahan bagi Masyarakat
- Pelayanan SIM Polres Grobogan Makin Profesional, Transparan dan Humanis
- Pelayanan SIM 1435 Polres Grobogan, Mudah, Cepat dan Humanis untuk Masyarakat
- Pelayanan SAMSAT Grobogan Semakin Prima, Utamakan Profesionalitas dan Kenyamanan Wajib Pajak
- Pelayanan Samsat Grobogan Dinilai Semakin Cepat, Mudah, dan Humanis
- Pelayanan SIM SATPAS 1435 Polres Grobogan Semakin Humanis dan Profesional
- Pelayanan SIM di Satpas 1435 Polres Grobogan Berjalan Prima, Humanis, dan Profesional
- Pelayanan Samsat Grobogan Semakin Prima, Warga Apresiasi Layanan Cepat dan Humanis
Arti Lambang Korlantas
Berita Foto Populer

Makna Lambang Polisi Lalu-lintas, adalah :
Gambar Roda
Lambang ”Kecepatan Bergerak” atau ”Mobile” adalah kesiapsiagaan dan ketanggapsegeraan setiap anggota Polantas dalam pengabdian sebagai aparat penegak Hukum, pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat dalam rangka terbinanya ketentraman masyarakat guna terwujudnya keamanan, ketertiban, keselamatan dan kelancaran lalu-lintas.
Gambar Tameng
Lambang ”Perlindungan” adalah setiap anggota Polantas wajib memiliki kemampuan dan ketrampilan serta ilmu pengetahuan yang dilandasi dengan mental kepribadian yang berjiwa Tri Brata dan Catur Prasetya dalam rangka tugas melindungi masyarakat dari setiap gangguan Kamtibmas.
JARI-JARI TAMENG, BERJUMLAH 22 ; DIARTIKAN SEBAGAI TANGGAL LAHIR POLANTAS.
GARIS MARKA, BERJUMLAH 9, DIARTIKAN SEBAGAI BULAN SEPTEMBER YANG MERUPAKAN BULAN LAHIRNYA POLANTAS.
GAMBAR SAYAP ADALAH LAMBANG INISIATIF, MELINDUNGI DAN MEMPERMUDAH GERAKAN PELAKSANAAN TUGAS DARI POLANTAS UNTUK MELINDUNGI SETIAP PEMAKAI JALAN DAN MEMBERI RASA AMAN DAN NYAMAN DALAM BERLALU-LINTAS.
Gambar sayap terdiri dari tiga bagian yang menjadi jiwa dan semangat pengabdian bagi setiap anggota Polantas.
SAYAP DENGAN LIMA HELAI BERARTI PANCASILA.
SAYAP DENGAN TIGA HELAI BERARTI TRI BRATA.
SAYAP DENGAN EMPAT HELAI BERARTI CATUR PRASETYA.
Penjumlahan makna gambar pada lambang = 55 diartikan sebagai Tahun Kelahiran Lalu-lintas Bhayangkara, yaitu tahun 1955.
Seloka bertuliskan “DHARMA KERTA MARGA RAKSYAKA” yang memiliki arti:
Dharma Kerta : Sebagai sasaran pengabdian
Marga : Jalan Raya dan setiap pengguna jalan
Raksyaka : Memberi perlindungan dan pelayanan terhadap pengguna jalan.










.jpeg)