Layanan Reg Ident

Layanan Reg Ident

 

Unit Regident

JOB DISCRIPTION KANIT REGIDENT

 

1.

UNIT REGIDENT ADALAH UNSUR PELAKSANA TUGAS POKOK YANG BERADA DI BAWAH KASAT LANTAS YANG BERTUGAS MELAYANI ADMINISTRASI REGISTRASI DAN IDENTIFIKASI KENDARAAN BERMOTOR SERTA PENGEMUDI.

2.

DALAM MELAKSANAKAN TUGAS SEBAGAIMANA TERSEBUT DI ATAS, UNIT REGIDENT MENYELENGGARAKAN FUNGSI SEBAGAI BERIKUT :

 

 

 

 

A.

MELAKSANAKAN PEMBINAAN PENGENDALIAN DAN PENGAWASAN TERHADAP PELAYANAN ADMINISTRASI REGISTRASI DAN IDENTIFIKASI KENDARAAN BERMOTOR SERTA PENGEMUDI.

 

B.

MELAKUKAN PEMERIKSAAN DOKUMEN KENDARAAN BAIK PENDAFTARAN BARU, MUTASI KELUAR MAUPUN MUTASI MASUK

 

C.

MELAKSANAKAN PELAYANAN PENERBITAN BPKB, STNK DAN TNKB BAGI KENDARAAN YANG TELAH MELALUI PROSES PEMERIKSAAN DOKUMEN.

 

D.

MELAKSANAKAN PENGECEKAN ULANG KE TEMPAT ASAL KENDARAAN DI REGISTRASI TERHADAP KENDARAAN YANG MELAKUKAN

 

 

MUTASI MASUK SEBAGAI BENTUK SISTEM PENGAMANAN.

 

E.

BEKERJASAMA DENGAN INSTANSI TERKAIT (DISPENDA DAN JASA RAHARJA) DALAM PROSES PEMBAYARAN PAJAK KENDARAAN DAN

 

 

ASURANSI SERTA SAT RESKRIM PADA KASUS CURANMOR DAN UNIT LAKA LANTAS DALAM HAL KASUS LAKA LANTAS / TABRAK

 

 

LARI.

 

F.

MEMBUAT LAPORAN HASIL PELAKSANAAN KEGIATAN REGISTRASI DAN INDENTIFIKASI KENDARAAN DAN PENGEMUDI.

 

 

 

3.

UNIT REGIDENT DIPIMPIN OLEH KANIT REGIDENT DAN DALAM PELAKSANAAN TUGASNYA BERTANGGUNG JAWAB KEPADA KASAT LANTAS DIBAWAH KENDALI KAUR BIN OPS.

4.

DALAM PELAKSANAAN TUGASNYA KANIT REGIDENT DIBANTU OLEH BINTARA UNIT DISINGKAT BANIT ANTARA LAIN :

 

A.

BINTARA UNIT SIM DISINGKAT BANIT SIM

 

B.

BINTARA UNIT BPKB DISINGKAT BANIT BPKB

 

C

BINTARA UNIT STNK DISINGKAT BANIT STNK

 

D.

BINTARA UNIT TNKB DISINGKAT BANIT TNKB

 

E.

BINTARA ARSIP DAN DOKUMEN DISINGKAT BA ARSDOK

SIM

SIM (Surat Ijin Mengemudi) adalah bukti registrasi dan identifikasi yang diberikan oleh Polri kepada seseorang yang telah memenuhi persyaratan administrasi, sehat jasmani dan rohani, memahami peraturan lalu lintas dan trampil mengemudikan kendaraan bermotor.

Dasar Hukum

  1. UU No. 2 Thn. 2002
    • Pasal 14 ayat (1) b
    • Pasal 15 ayat (2) c
  2. Peraturan Pemerintah No. 44 / 1993 Pasal 216

Fungsi dan Peranan

  • Sebagai sarana identifikasi / jati diri seseorang
  • Sebagai alat bukti
  • Sebagai sarana upaya paksa
  • Sebagai sarana pelayanan masyarakat

Setiap pengemudi kendaraan bermotor wajib memiliki SIM peraturan ini tercantum pada Pasal 18 (1) UU No. 14 Th 1992 tentang Lalu-lintas dan Angkutan Jalan, bahwa setiap pengemudi kendaraan bermotor diwilayah wajib memiliki Surat Ijin Mengemudi (SIM). Penggunaan Golongan SIM

Pasal 211 (2) PP 44 / 93

Golongan SIM A

SIM untuk kendaraan bermotor roda 4 dengan berat yang diperbolehkan tidak lebih dari 3.500 Kg.

 

Golongan SIM A Khusus

SIM untuk kendaraan bermotor roda 3 dengan karoseri mobil (Kajen VI) yang digunakan untuk angkutan orang / barang (bukan sepeda motor dengan kereta samping)

 

Golongan SIM B1

SIM untuk kendaraan bermotor dengan berat yang diperbolehkan lebih dari 1.000 Kg.

 

Golongan SIM B2

SIM untuk kendaraan bermotor yang menggunakan kereta tempelan dengan berat yang diperbolehkan lebih dari 1.000 Kg.

 

Golongan SIM C

SIM untuk kendaraan bermotor roda 2 yang dirancang dengan kecepatan lebih dari 40 Km / Jam

 

Golongan SIM D

SIM khusus bagi pengemudi yang menyandang disabilitas/berkebutuhan khusus.

Persyaratan Pemohon SIM Pasal 217 (1) PP 44 / 93

  1. Permohonan tertulis
  2. Bisa membaca dan menulis
  3. Memiliki pengetahuan peraturan lalu lintas jalan dan tekhnik dasar kendaraan bermotor.
  4. Batas usia
    • 16 Tahun untuk SIM Golongan C
    • 17 Tahun untuk SIM Golongan A
    • 20 Tahun untuk SIM Golongan BI / BII
  5. Terampil mengemudikan kendaraan bermotor
  6. Sehat jasmani dan rohani
  7. Lulus ujian teori dan praktek

 

Peningkatan SIM

Pasal 217 (2) 44 / 93

  • SIM A telah 12 bulan untuk SIM BI / SIM A Umum
  • SIM BI / AU telah 12 bulan untuk SIM BII / SIM BI Umum
  • SIM BII / BIU telah 12 bulan untuk SIM BII Umum

Tata cara dan persyaratan mutasi SIM Pasal 224 PP 44/93

  1. Prosedur keluar daerah lama
    1. Mencabut berkas dan dokumen kartu induk dari Satlantas asal serta melampirkan surat pengantar dari Kasubbag SIM.
    2. Melampirkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) wilayah yang dituju.
    3. Melaporkan kepada Kepala Satuan Lantas (Kasatlantas) yang dituju.
  2. Prosedur masuk daerah baru
    1. Surat Keterangan Sehat Jasmani dan Rohani dari dokter (medical check up)
    2. Melampirkan Kartu Tanda Penduduk (KTP)
    3. Melampirkan kartu induk atau surat pengantar dari Satlantas yang mengeluarkan SIM
    4. Pemohon membayar biaya formulir di Bank Internasional Indonesia (BII) atau Bank Rakyat Indonesia (BRI)
    5. Melakukan pengisian formulir permohonan

 

Persyaratan untuk mengurus SIM hilang atau rusak

Pasal 255 PP 44/93

  1. Surat Keterangan Sehat Jasmani dan Rohani dari dokter (medical check up)
  2. Membawa surat laporan kehilangan SIM
  3. Pemohon membayar biaya formulir di Bank Internasional Indonesia (BII) atau Bank Rakyat Indonesia (BRI)
  4. Melakukan pengisian formulir permohonan
  5. Melampirkan Kartu Tanda Penduduk (KTP)

 

SIM dinyatakan tidak berlaku

Pasal 230 PP 44 / 93

  1. SIM habis masa berlakunya
  2. Digunakan oleh orang lain
  3. Diperoleh dengan cara tidaak sah
  4. Data yang ada pada SIM dirubah

Biaya penerbitan SIM 

PP 50/2010

 

  1. SIM A
    • Pembuatan SIM A Baru : Rp 120.000
    • Perpanjang SIM A: Rp 80.000
  2. SIM B1
    • Pembuatan SIM B1 Baru : Rp 120.000
    • Perpanjang SIM B1: Rp 80.000
  3. SIM B2
    • Pembuatan SIM B2 Baru : Rp 120.000
    • Perpanjang SIM B2: Rp 80.000
  4. SIM C
    • Pembuatan SIM C Baru : Rp 100.000
    • Perpanjang SIM C: Rp 75.000
  5. SIM D (Penyandang disabilitas/berkebutuhan khusus)
    • Pembuatan SIM D Baru : Rp 50.000
    • Perpanjang SIM D: Rp 30.000
  6. SIM Internasional
    • Pembuatan SIM Internasional Baru : Rp 250.000
    • Perpanjang SIM Internasional: Rp 225.000

 

Mekanisme Penerbitan SIM

Artikel selengkapnya di

http://korlantas.polri.go.id/panduansim

STNK

Link : http://korlantas.polri.go.id/panduanstnk

Mekanisme

 

BPKB

Arikel lengkapny

http://korlantas.polri.go.id/panduanbpkb

Pengertian

  • BPKB adalah: Buku yang dikeluarkan/diterbitkan oleh Satuan Lalu Lintas Polri sebagai bukti kepemilikan kendaraan bermotor.
  • BPKB berfungsi sebagai Surat Bukti Kepemilikan Kendaraan Bermotor.
  • Penerbitan BPKB dilaksanakan oleh Satuan Lalu Lintas Kepolisian Negara Republik Indonesia.
  • Spesifikasi teknis dan pengadaan BPKB ditetapkan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia.
  • Bersamaan dengan pendaftaran BPKB diberikan Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor dan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (STNK). Tujuan
    1. Penyelenggaraan Registrasi dan Identifikasi Kendaraan Bermotor dalam bentuk BPKB adalah untuk kepentingan pelaksanaan tugas-tugas Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat, terutama yang berkaitan dengan penyelidikan/penyidikan pada kasus pelanggarandan kejahatan yang berkaitan dengan kendaraan bermotor.
    2. Perkembangan kejahatan semakin canggih dan kompleks, sehingga mengharuskan Polri mengerahkan segenap kekuatan untuk menanggulangi, antara lain melalui Registrasi dan Identifikasi lalulintas/pendaftaran Kendaraan Bermotor.
    3. Untuk itu perlu diambil langkah-langkah guna menyamakan persepsi dan tindakan dalam proses penerbitan BPKB terutama mekanisme dan prosedur penerbitan BPKB.

Dasar hukum

  1. Undang-undang RI No. 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia.
  2. Undang-undang RI No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.
  3. Inpres RI No. 5 Tahun 2004 tentang Percepatan Pemberantasan Korupsi.
  4. PP No. 50 Tahun 2010 tanggal 25 Mei 2010 tentang Jenis dan Tarif atas jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang berlaku pada Kepolisian Negara Republik Indonesia.
  5. Kep Menpan RI No. : Kep / 63 / M.Pan / 7 / 2003 tanggal 10 Juli 2003 tentang Pedoman umum penyelenggaraan pelayanan publik.
  6. Kep Menpan RI No. : Kep / 25 / M.Pan / 2 / 2004 tanggal 24 Februari 2004 tentang Pedoman umum penyusunan Indeks Kepuasan masyarakat untuk pelayanan instansi pemerintah.
  7. Kep Menpan RI No. : Kep / 26 / M.Pan / 2 / 2004 tanggal 24 Februari 2004 tentang Jenis transparansi dan akuntabilitas dalam penyelenggaraan pelayanan publik.
  8. Surat Telegram Dirlantas Polri No.Pol : STR / 14 / II / 2007 tanggal 24 Januari 2007 tentang Jukrah dan laporan evaluasi terhadap Indeks kepuasan masyarakat kepada pelayanan publik di bidang SSB oleh Polri.
  9. Surat Telegram Kababinkam Polri No.Pol : ST / 175 / X / 2007 tanggal 8 Oktober 2007 tentang Berbagai upaya, kiat dan terobosan serta inovasi yang telah diambil dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.
  10. Rencana kerja Direktorat Lalu Lintas Polda Riau Tahun 2010 bidang Registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor.

Fungsi dan peranan BPKB

  1. Semua jenis kendaraan bermotor yang sudah terdaftar dan mempunyai STNK untuk suatu kendaraan bermotor baik dalam keadaan berjalan maupun dalam keadaan rusak diharuskan memiliki BPKB sebagai tanda pengenal kendaraan bermotor.
  2. BPKB dapat disamakan dengan Certificate of Ownership yang disempurnakan dan merupakan dokumen penting yang harus disimpan baik-baik oleh yang bersangkutan.
  3. BPKB akan mempertinggi daya guna dari tata cara administrasi pendaftaran kendaraan bermotor, sehingga di samping meningkatkan public service juga dimanfaatkan untuk menyempurnakan cara pengawasan terhadap pemasukan keuangan negara non pajak, kepemilikan kendaraan bermotor dan sebagainya.
  4. BPKB dapat dijadikan sebagai jaminan/tanggungan dalam pinjam-meminjam berdasarkan kepercayaan masyarakat.

Prosedur-prosedur

PELAYANAN SURAT KETERANGAN KEHILANGAN STNK HILANG, STATUS BPKB LEASING

Persyaratan yang harus dilengkapi :

  1. Formulir permohonan
  2. Laporan Polisi kehilangan STNK
  3. Cek Fisik kendaraan yang sudah dilegalisir
  4. Foto Copy BPKB dan legalisir dr Leasing
  5. Surat keterangan leasing
  6. Identitas Pemilik

PELAYANAN SURAT KETERANGAN ASAL USUL BPKB HILANG

Persyaratan yang harus dilengkapi :

1.     Formulir permohonan

2.     Laporan Polisi Kehilangan BPKB

3.     Cek Fisik yang sudah dilegalisir

4.     Kliping Koran di dua Media Massa

5.     Surat Keterangan dari Reserse (Reskrim)

6.     Pemblokiran BPKB ( cek bank dup)

PELAYANAN RALAT BPKB

Persyaratan yang harus dilengkapi :

1.     BPKB yang akan diralat

2.     Faktur pemilik

3.     STNK asli

4.     Surat Keterangan Ralat Dokumen dari yang berwenang

PELAYANAN PEN

Pesan Kamtibmas
  • Pesan Kamtibmas
    Polres Grobogan 7/20/2016
    Periksa selalu tabung gas, terutama pada selang katup dan pengaturnya untuk mencegah kebakaran
  • Pesan Kamtibmas
    Polres Grobogan 7/20/2016
    Lakukan pemeliharaan instalasi listrik rumah anda secara berkala untuk mencegah korsleting yang dapat memicu kebakaran
  • Pesan Kamtibmas
    Polres Grobogan 7/20/2016
    Periksa selalu tabung gas, terutama pada selang katup dan pengaturnya untuk mencegah kebakaran
  • Pesan Kamtibmas
    Polres Grobogan 7/20/2016
    Jauhilah miras dan narkoba, karena dampaknya sangat merugikan
  • Pesan Kamtibmas
    Polres Grobogan 7/20/2016
    Jaga semangat persaudaraan, hindari friksi dan perkelahian demi terciptanya kedamaian
  • Pesan Kamtibmas
    Polres Grobogan 7/20/2016
    Waspadai pencurian di perumahan, lakukan tindakan antisipasi dengan memasang sistem pengaman di rumah anda, dan titipkan keamanan rumah anda kepada tetangga terdekat saat anda meninggalkan rumah
  • Pesan Kamtibmas
    Polres Grobogan 7/20/2016
    Gunakan Kunci Pengaman Ganda Demi Keamanan Motor Anda
Pesan Tertib Lalulintas
  • Pesan Tertib Lalulintas
    Polres Grobogan 7/20/2016
    Periksa selalu tabung gas, terutama pada selang katup dan pengaturnya untuk mencegah kebakaran
  • Pesan Tertib Lalulintas
    Polres Grobogan 7/20/2016
    Lakukan pemeliharaan instalasi listrik rumah anda secara berkala untuk mencegah korsleting yang dapat memicu kebakaran
  • Pesan Tertib Lalulintas
    Polres Grobogan 7/20/2016
    Periksa selalu tabung gas, terutama pada selang katup dan pengaturnya untuk mencegah kebakaran
  • Pesan Tertib Lalulintas
    Polres Grobogan 7/20/2016
    Jauhilah miras dan narkoba, karena dampaknya sangat merugikan
  • Pesan Tertib Lalulintas
    Polres Grobogan 7/20/2016
    Jaga semangat persaudaraan, hindari friksi dan perkelahian demi terciptanya kedamaian
  • Pesan Tertib Lalulintas
    Polres Grobogan 7/20/2016
    Waspadai pencurian di perumahan, lakukan tindakan antisipasi dengan memasang sistem pengaman di rumah anda, dan titipkan keamanan rumah anda kepada tetangga terdekat saat anda meninggalkan rumah
  • Pesan Tertib Lalulintas
    Polres Grobogan 7/20/2016
    Gunakan Kunci Pengaman Ganda Demi Keamanan Motor Anda
Berita Terbaru

MEKANISME PENERBITAN SIM

Rabu, 16 Jun 2021 22:04:43 © Satlantas Grobogan
Mekanisme penerbitan SIM A, C dan D... silahkan dibaca bersama-bersama, selanjutnya bisa datang ke Satpas SIM Polres Grobogan Jalan Bhayangkara 9, Purwodadi tepatnya di belakang Polsek ... Selengkapnya

POLRES GROBOGAN WUJUDKAN KANTOR RAMAH DISABILITAS

Sabtu, 15 Mei 2021 12:28:04 © Satlantas Grobogan
Grobogan – Polres Grobogan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik, termasuk kepada penyandang disabilitas. Para penyandang disabilitas, khususnya bagi mereka yang mengalami kekurangan ... Selengkapnya

POSEDUR PEMBUTAN SIM DAN BIAYA ADMINISTRASI PEMBUATAN SIM

Senin, 10 Mei 2021 05:19:08 © Satlantas Grobogan
  PROSEDUR PEMBUATAN SIM   Prosedur Pembuatan SIM Baru 1.      > Siapkan fotokopi KTP. Ini merupakan syarat paling mudah karena Anda tinggal datang ke tempat fotokopi, ... Selengkapnya

TINGKATKAN IMAN DAN TAQWA, SATLANTAS POLRES GROBOGAN GELAR BINROHTAL

Sabtu, 20 Mar 2021 21:23:19 © Satlantas Grobogan
Sat Lantas Polres Grobogan - Di sela-sela tugas sebagai abdi Negara, pada hari Kamis (18/03/2021) saat pelaksanaan kegiatan apel pagi, personel Sat Lantas Polres Grobogan melaksanakan kegiatan ... Selengkapnya